Internasional

Indonesia Belajar Minum Kopi Tanpa Ampas (3)

Share the knowledge

Pelayan Seksi Kopitiam Bikin Heboh - SurabayaOnline.co surabayaonline.co SURABAYAONLINE.CO-Jika belakangan ini netizen dihebohkan dengan adanya warung bakso dengan pelayan berpakaian seksi, kini dunia maya tengah dihebohkan dengan foto-foto

Pelayan Seksi Kopitiam Bikin Heboh – SurabayaOnline.co surabayaonline.co SURABAYAONLINE.CO-Jika belakangan ini netizen dihebohkan dengan adanya warung bakso dengan pelayan berpakaian seksi, kini dunia maya tengah dihebohkan dengan foto-foto

Apalagi jika berbagai bahan dicampur ke dalamnya. Dan inilah boleh jadi membuat harganya menjadi (jauh) lebih mahal.Tradisi nongkrong di kafe dan minum kopi ala americano dan turunannya (dicampur berbagai macam bahan bahkan disajikan dingin) kian marak sejak banyak kedai kopi asing masuk ke Indonesia. Kedai kopi asing ini bahkan tidak hanya menawarkan kopi di dalam cangkir atau mug dalam keadaan panas, namun

Top Coffee | Kopinya Orang Indonesia | Tips-tips Minum Kopi Agar ... Top Coffee640 × 427Search by image Ngopi tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari ujung barat di Aceh hingga di ujung timur Papua sana, ngopi dengan mudah ...

Top Coffee | Kopinya Orang Indonesia | Tips-tips Minum Kopi Agar … Top Coffee640 × 427Search by image Ngopi tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari ujung barat di Aceh hingga di ujung timur Papua sana, ngopi dengan mudah …

juga dingin dengan variasi rasa yang bikin lidah penasaran. Selain penyajian standar dengan hanya dicapur cokelat atau susu, kopi dingin ini ada yang diolah dengan alpukat hingga wortel, belum lagi diberi sensasi dingin daun mint. Tak heran kalau kopi seperti ini harganya bikin kocek berdenyut kencang. Namun memang tak bisa dimungkiri bahwa hadirnya kedai-kedai kopi asing seperti ini telah membuat industri kopi lokal (nasional) turut berdenyut, termasuk dalam hal kesejahteraan petaninya. Pemerhati sejarah kuliner, Andreas Maryoto, menyatakan, masuknya brand kedai kopi asing membawa pengaruh besar untuk membuat kopi lokal lebih diterima oleh masyarakat urban. Kopi lokal tentunya sudah sejak lama menjadi konsumsi masyarakat Indonesia apakah itu di kota-kota besar maupun di daerah. Namun bahwa daya serap masyarakat urban terhadap kopi produksi tanah air sendiri lebih besar, itulah yang menjadi tujuan banyak pemerhati dan praktisi
perkopian di Indonesia. Terlebih lagi meskipun kedai Starbucks telah menggunakan kopi Indonesia dari sejak tahun 1980-an, sekarang ini volume penggunaan kopi Indonesia oleh kedai asal Amerika ini akan semakin meningkat karena ternyata potensi membangun kedai kopi di tanah air saja masih menggiurkan. Tahun lalu saja (2012), starbucks berencana membangun 30 kedai kopi lagi di Indonesia dari semula hanya 120 kedai. Di dunia, kedai kopi ini hadir di 60 negara. Ihwal kabar gembira untuk petani kopi, kini juga banyak kedai kopi yang tidak ragu dengan hanya menawarkan kopi dari biji kopi asal Indonesia. Ternyata dibalik kenikmatan secangkir kopi di kedai kopi lokal itu juga terdapat idealisme dari para pemiliknya, salah satunya adalah ingin meningkatkan taraf hidup para Petani kopi di tanah air. Derrick Buntaran, pengelola DILL Gourmet Caf di Plaza Indonesia misalnya mengatakan, kopi yang digunakan kafenya ini 100 persen kopi lokal diantaranya kopi yang berasal dari satu perkebunan kopi di Sumatera Utara dan juga dari Bali. Industri kopi lokal dari hulu ke hilir ini mungkin masih akan menyediakan pangsa pasar yang lebar, karena ternyata

budaya nongkrong di kafe telah merambat ke kota-kota non ibu kota di Indonesia. Bahkan seorang ibu rumah tangga bernama Yayank S. Sahara dari Sidoarjo, sukses membangun kedai kopi ala Starbucks harga kaki lima di kotanya ini dengan nama Coffeezone.

Postcomended   Kabupaten Batang Launching "Batang Surga Asia”

SELANJUTNYA :
Indonesia Belajar Minum Kopi Tanpa Ampas (2)
Indonesia Belajar Minum Kopi Tanpa Ampas (1)


Share the knowledge
To Top