Internasional

HAARP: Hugo Chavez Menyebutnya “Senjata Tektonik”

Share the knowledge

HAARP Senjata Mutakhir Pengatur Pikiran, Gempa dan Iklim Dunia ... buayabusyet - WordPress.com Lihat Arah tembakan HAARP kearah atas (ilustrasi gambar disamping) dengan menentukan satu titik lokasi ionosphere yang akan dipanaskan, lalu tekanan yang ...

HAARP Senjata Mutakhir Pengatur Pikiran, Gempa dan Iklim Dunia … buayabusyet – WordPress.com Lihat Arah tembakan HAARP kearah atas (ilustrasi gambar disamping) dengan menentukan satu titik lokasi ionosphere yang akan dipanaskan, lalu tekanan yang …

Para ahli kebumian sepakat bahwa gempa bumi tektonik tidak dapat diprediksi. Kapanpun ia akan terjadi maka terjadilah.

Kasi Observasi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta,Bambang Subagyo, menegaskan, gempa belum bisa diprediksi, kapan dan di mananya. Kalaupun nantinya terjadi gempa, itu memang sudah waktunya.

Namun dunia sempat mencurigai program bikinan Amerika Serikat (AS), yang dianggap menjadi penyebab sejumlah gempa bumi mematikan yang pernah terjadi, termasuk gempa bumi di Aceh yang memicu tsunami raksasa. Program yang katanya telah ditutup ini bernama High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP).

Postcomended   Global Fire Power: Militer Indonesia Mengalahkan Asia Tenggara, Australia, dan Israel

Adalah Hugo Chavez yang pernah terang-terangan menuding bencana gempa yang menimpa Haiti pada 12 Januari 2010 adalah ulah HAARP.

Gempa berkekuatan 7 SR itu menimbulkan kematian 200 ribu jiwa, dan 1,5 juta jiwa kehilangan tempat bernaung.

Chavez (alm) yang kala itu masih menjabat presiden, menuding gempa Haiti adalah dampak uji coba ‘senjata tektonik’ yang dilakukan Amerika Serikat. AS tuding Chavez, ingin menduduki negeri tersebut dengan dalih mengirim militernya untuk aksi kemanusiaan.

Namun para ilmuwan menyebut, gempa Haiti disebabkan oleh patahan (fault) yang belum pernah dipetakan. Dr Bart Bautisda, kepala ilmuwan di Philippine Institute of Volcanology and Seismology, mengatakan, tak masuk akal ada senjata yang bisa memicu gempa dan tsunami hebat yang memerlukan energi teramat besar.

Postcomended   Paus Wakatobi yang Mati dengan Sandal Jepit di Perut, Picu Kemarahan Warganet Mancanegara

Kendati begitu, media Venezuela seperti lebih ingin percaya bahwa gempa Haiti memang dibuat oleh AS melalui program HAARP-nya.

HAARP telah lama menjadi target teori konspirasi, pusat spekulasi liar bahwa program tersebut dirancang untuk mengendalikan cuaca, bahkan lebih buruk lagi: gempa tektonik.

Tak hanya gempa Haiti. Enam tahun sebelumnya, gempa tektonik besar mengguncang Aceh dan menimbulkan tsunami raksasa. Teori konspirasi, beredar bahwa penyebabnya adalah HAARP, karena kala itu AS berkepentingan mengalihkan dunia dari isu perang Irak yang kontroversial.

HAARP telah memunculkan cukup banyak teori konspirasi, a.l. dia dikatakan bisa membuat senjata untuk mengendalikan pikiran, menonaktifkan satelit sampai menimbulkan gempa dan banjir. Fisikawan bernama Bernard Eastlun menyatakan, teknologi di HAARP bisa memodifikasi cuaca, meskipun sejauh ini belum ada bukti kuat.

Postcomended   Dr Zakir Naik Kehilangan Kewarganegaraan dalam Pelariannya

Namun begitu, Angkatan Udara AS mengaku tak lagi merasa perlu meneruskan HAARP. David Walker, pejabat yang membidangi sains, teknologi, dan teknis di US Air Force, mengatakan, Angkatan Udara tidak memiliki kepentingan dalam mempertahankan situs tersebut dan memilih cara lain dalam penelitian ionosfer.

Anehnya, markas HAARP disebut-sebut sebagai tempat yang sengaja dikaburkan atau dihitamkan dalam rekaman satelit Goole Earth. (https://m.detik.com/inet/cyberlife/d-3127139/mengintip-lokasi-rahasia-yang-disembunyikan-google-earth).

HAARP yang bila diterjemahkan adalah Program Penelitian Aurora Aktif Frekuensi Tinggi, adalah program penelitian ionosfer yang didanai bersama-sama oleh Angkatan Udara AS, Angkatan Laut AS, Universitas Alaska, dan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), dirancang dan dibangun oleh BAE Advanced Technologies (BAEAT).

HAARP bertujuan menganalisis ionosfer dan menyelidiki potensi pengembangan teknologi ionosfer baru untuk komunikasi radio dan pengintaian. Program HAARP beroperasi di sebuah fasilitas sub-arktik besar bernama HAARP Research Station dan terletak di lahan milik Angkatan Udara dekat Gakona, Alaska, AS. .***(ra)

 


Share the knowledge
To Top